Selasa, 30 April 2013

JAKARTA JUPITER CLUB SAMBANGI KOTA BATIK

0 komentar
Sebagai bikers siapa sih yang gak suka turing? Riding sendirian aja kepuasannya luar biasa,apa lagi bareng teman-teman di satu komunitas,pasti bakal banyak cerita yang didapat sepanjang perjalanan. Nah kemarin tanggal 27-28 april 2013 ini,baru saja anak-anak pecinta Yamaha Jupiter all series yang biasa nongkrong di Jl Pakubuwono 6 Jakarta selatan atau yang lebih dikenal dengan Jakarta Jupiter Club (JJC) menunaikan kewajiban turing ke kota pekalongan.
Kenapa sih yang dipilih kota Pekalongan? “Karna selain menjalankan agenda tahunan JJC juga bersilahturahmi ke kampung halaman  Pakde Maliki,salah satu anggota JJC serta gak lupa menyambangi Pekalongan Jupiter Club (PJC) yang beberapa bulan lalu sempat datang berkunjung ke ibukota” ucap Bro Angga 296
JJC Lovers
 Setelah mempersiapkan segala kondisi dan perlengkapan jumat malam sebanyak 15 orang anggota JJC yang pergi pada turing tersebut kumpul terlebih dahulu di base camp Pakubuwono sambil menunggu rekan-rekan yang belum datang. Setelah semua kumpul gak lupa berdoa serta breefing sejenak tentang teknis selama di perjalanan.
Engine on ! Tepat pada pukul 01.00 WIB rombongan berangkat,jalur yang akan di lewati Pakubuwono – Jl Sudirman – Cawang – Kali malang – Pantura  - Pekalongan,beberapa anggota yang gak ikut juga ada yang mengantar sampai Jl raya Kali malang. Perjalan lancar hingga di cikampek,lepas cikampek ada truble sedikit di jupiternya Bro Ichal,gas-nya nyangkut membuat riding agak gak nyaman hingga di daerah Sukamandi
Check Point 1 |02.53 WIB|  rombongan istiharat sejenak ,refuel ,juga sambil membetulkan gas motornya Bro Ichal. Setelah energi fresh kembali juga jupiternya Bro Ichal rombongan mulai melanjutkan perjalanan.Trek yang di lalui kali ini sangan menguras energi,rombongan berjuang menghadapi kemacetan juga kejamnya aspal jalan raya Pantura mulai dari daerah Pamanukan hingga Indramayu
Check Point 2 |05.30 WIB| setelah lolos dari tantangan di jalur Pamanukan-Indramayu rombongan sempat berhenti sejenak untuk menunggu rekan-rekan yang tertinggal di belakang,gak lama setelah lengkap,mulai lah melanjutkan perjalanan hingga Check Point 2 di kota Cirebon untuk shalat subuh juga sekalian sarapan pagi. Perjalanan pagi ini di warnai dengan cuaca hujan,mesti hujan tetep gas dong bro.. setelah memakai jas hujan rombongan tetap melanjutkan perjalanan,riding di saat hujan memang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk tetap safety riding,setelah kota cirebon – Losari sampailah di Kota Brebes.
tetap kompak dengan jas hujan

Check Point 3 |08.15 WIB| Refuel serta istirahat sejenak sambil memulihkan tenaga juga melepas kembali jas hujan karna cuaca mulai cerah. Setelah 45 menit kemudian rombongan gas poll lagi,memang jalur Pantura tidak pernah berubah ada aja jalan yang berlubang gak terkecuali di Jalur Brebes hingga Tegal
|Welcome to Pekalongan |Setelah check point ke-3 tadi rombongan tetap riding hingga Pemalang sampa pintu gerbang kota Pekalongan. Dikarnakan sudah komunikasi dengan Jupiter Pekalongan (PJC) bahwa JJC akan masuk ke kota mereka,akhirnya rombongan menunggu di gapura selamat datang kota Pekalongan,jeda 30 menit kemudian kami di sambut oleh Bro Fuad dari PJC untuk rehat sejenak di tempat mereka
museum batik



Pada malam harinya mulai pukul 20.00 WIB anak-anak JJC diajak kopdar bareng di basecamp mereka juga rolling kota Pekalongan,gak lupa kami diajak ke museum Batik yang dimana Batik adalah Brand ambasador dari kota Pekalongan. Penuh suka cita menikmati malam di kota batik
Malam semakin larut,waktunya istirahat lalu kami menuju ke rumah Pakde Maliki (anggota JJC)untuk menginap disana bersama-sama beberapa anggota PJC. Banyak cerita yang gak ada habisnya untuk diceritakan tapi waktu juga yang memisahkan. Pukul 12.00 WIB semua mulai prepare untuk kembali ke jakarta. Rasa persaudaraan antara JJC dengan PJC sangatlah akrab,kami sebelum pulang tidak lupa di antar ketempat penjualan oleh-oleh batik pekalongan.
Kita memang menyukai pergi,tapi karna banyak aktifitas yang menanti esok hari,kita lebih suka pulang,beli oleh-oleh sudah,pamit dengan anak pekalongan juga sudah,tepat pukul 16.30 WIB rombongan kembali ke Jakarta . Selama perjalanan pulang anak PJC melepas kepergian kami hingga gapura selamat jalan Pekalongan. Pulang sore hari langit masih cerah karna mengejar waktu,rombongan Cuma berhenti untuk refuel di daerah Tegal dan untuk istirahat,makan serta shalat magrib-isya kami mampir di masjid Agung Brebes.
with Bro Fuad PJC

Setelah Rest perjalanan dilanjut,memasuki Kota Cirebon kami bertemu dengan Komunitas motor di daerah sana,mengajak untuk mampir dulu sambil minum kopi,dan akhirnya kami istiharat lagi untuk mampir juga berkenalan dengan komunitas sana,diantaranya Vixion Cirebon(voice),Honda beat Cirebon,juga Community sana yang berbaik hati mengantar sampai ujung Cirebon. Pukul 23.00WIB kami memasuki Jalur yang sangat menyebalkan di daerah pantura yaitu Indramayu – Pamanukan,dikarnakan jalur itu sedang diperbaiki jalan juga jembatannya sehingga menyebabkan kemacetan yang panjang.
Tepat pukul 02.00 WIB rombongan memasuki Cikampek dan mendapat Truble motor Jupiternya KeTum JJC Bro Angga 296,terpaksa di stut karna baut knalpot patah dan gak mungkin dibawa riding,akhirnya rombongan terpecah karna untuk mengejar waktu besok bekerja,langsung aja melanjutkan perjalanan pulang. Dan 3 motor yang menemani membantu menyetut motornya paketum sampai jakarta.
Sukses sudah agenda tahunan JJC turing luar kota awal tahun ini,dan semoga peserta turing sampai di rumah dengan selamat. Selalu ada banyak cerita di setiap kegiatan yang tentunya susah ,senang,lelah,kegembiraan,keakraban yang bisa kami sebut sebagai rasa BrotherHood di sesama anggota mau pun bikers lain.


“SEDIKIT SOLID ITU BIASA,BANYAK SOLID BARU LUAR BIASA”
(Motto JJC)
Read more...

Selasa, 16 April 2013

Yamaha Undang Komunitasnya Sosialisasi Fuel Injection

0 komentar
 
Perkembangan teknologi di pabrikan beberapa ATPM motor kini semakin canggih dengan mulainya di gunakan sistem FI (Fuel Injection) yaitu teknologi yang akan mengantikan sistem karburator. Fuel berarti bahan bakar dan Injection berarti penyemprotan berarti sistem baru ini seiring berjalannya waktu akan menggantikan karburator yang cara kerjanya menyedot bahan bakar ke kerburator. Tujuan Pemakaian sistem injection sangatlah beragam,diantaranya :

-efesiensi bahan bakar
-performa
-daya tahan
-biaya parawatan murah
-kemampuan untuk di diagnosa kerusakan
-kemampuan dioperasikan dimana saja

Begitu juga dengan Yamaha yang saat ini sedang gencarnya memproduksi motornya dengan sistem fuel injection mencoba mensosialisasikan Fuel Injection ke club/comunitas-nya. Sabtu 13 april 2013 beberapa club/comunitas Yamaha di undang untuk datang ke Dealer Pusatnya di DDS Cempaka putih Jakarta. Club yang hadir diantaranya :
KCDj (King Club Djakarta)
JNC (Jakarta Nuovo Club)
JFA (Jakarta F1ZR Asosiation)
JJC (Jakarta Jupiter Club)
FOI (Fino Owner Indonesia)
JVMC (Jakarta Vega Motor Club)
YMCI (Yamaha MX Club Indonesia
BYONIC (Byson Yamaha Owner Indonesia Club)
SGCI (SoulGT Club Indonesia)
YMML (Yamaha Matic Mailing List)
Acara di Mulai Pukul 10.00wib dengan penjelasan apa sih Fuel Injection itu serta keunggulannya dari sistem karburator karna Fuel Injection menggunakan banyak sensor untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit kontrol elektronik (electronic control unit, ECU) untuk menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan. Oleh karena itu injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi, dan juga memberikan tenaga keluaran yang lebih.acara seminar berjalan lancar para peserta sangat antusias menyimak dan juga berinteraksi saat sesi tanya jawab.
Tidak hanya teori yang di jelaskan kami juga akan mengajak para peserta untuk praktek langsung di workshop kami”cetus Pak Aris salah satu anggota KCDj yang kini bekerja di Yamaha.
Saat di workshop para peserta juga menikmati kelas praktek dengan sangat enjoy dan bisa di pahami tentang teknologi fuel injection ini. "Bagian utama dari sebuah sistem injeksi elektronik (EFI) adalah Unit Kontrol Mesin(Engine Control Unit/ECU), yang akan memonitor kegiatan mesin melalui berbagai sensor. Sensor-sensor ini akan dipergunakan oleh ECU untuk menghitung jumlah bahan bakar yang diinjeksikan dan mengontrol mesin dengan cara memanipulasi jumlah air dan udara yang masuk. Jumlah bahan bakar yang diinjeksikan tergantung dari beberapa faktor seperti suhu mesin, kecepatan rotasi mesin, dan komposisi gas buang.Injektor bahan bakar ini biasanya tertutup, dan terbuka untuk menginjeksikan bahan bakar ketika ada listrik yang mengalir di gulungan solenoid"penjelasan dari salah satu trainer yang sempat saya catat.
Setelah kelas praktek para peserta juga di ajak untuk test ride beberapa motor injeksi Yamaha seperti Vixion Lighting,Xeon RC,Mio GT,juga Soul GT.
Selesai sudah acara Sosisalisasi Fuel Injection dari Yamaha ini di tutup dengan beberapa photo sesion. "acara ini akan terus kami sosialisasikan kepada para club/cumunitas Yamaha secara berkala nantinya,"ucap Pak Aris dari Yamaha. Jadi bagi yang ingin tahu lebih tentang Fuel Injection Yamaha bisa ajak teman-teman clubnya untuk mendaftar.

via : http://www.facebook.com/INriders
Read more...

Rabu, 10 April 2013

Jakarta Motor City- Jekardah Macet City

0 komentar

Jakarta Motor City. Sebuah lagu serius tapi disajikan dengan cara yang kocak. Sederhana kalau menurut saya. Alat musik minimalis, tapi inti yang mau disampaikan tepat mengena sasaran. Awalnya saya cengar-cengir aja dengerin lagu yang dinyanyiin sama frontman Teenage Death Star ini. Tapi setelah berulang-ulang saya putar, saya malah ketawa ngakak. Bukan karena lagunya ngaco. Tapi ngga tahu kenapa, saya selalu pengen ketawa.
Monolog di opening, tengah dan ending lagu juga membuat saya nyengir-nyengir. Bahkan sampai sekarang kalau saya dengerin ulang lagunya. Menurut saya, lagu ini mengambil angle yang sangat pas memotret kondisi sosial Jakarta  saat ini. Tentang macet dan perilaku manusia yang tinggal di dalamnya. Sebagai warga yang numpang hidup di Jakarta, saya bisa meresapi lagu ini, dan membenarkan apa yang diceritakan lagu ini.
Tapi masalahnya sekarang adalah, tidak melulu motor itu salah. Mereka hanya  berupaya mendapat yang tercepat, termudah, dan termurah.  Karena transportasi umum tidak aman, tidak nyaman dan tidak bisa memberikan kepastian dan ketepatan. Sementara hal yang pasti hanya macet saja. Berikan layanan transportasi dan fasilitas umum yang baik, bebaskan jalan dari macet, tentu motor tidak akan menjadi raja jalanan Jakarta lagi.
Sudahlah, silahkan nikmati saja lagunya. Bagi yang pengen tahu lebih tentang Sir Dandy ataupun Teenage Death Star, bisa di browsing sendiri.
Selamat malam!
*****
LIRIK:
Kalian pasti tidak tahu, kalau pada tahun 1173 Lord Baden Powel di Perancis Selatan menciptakan sepeda motor. Tapi kalian pasti tahu, di daerah Cipete ada jalan namanya Haji Saidi. Tapi kalian juga pasti  tidak tahu, kalau ternyata Haji Saidi adalah pemilik sepeda motor pertama di Jakarta. Lagu berikut ini tentang Jakarta Kota Motor atau bahasa inggrisnya Jakarta Motor City.
Ber, ber, ber …..
Bergentayangan sejak dini hari
Dari semua sudut kota ini
Menghindari panas matahari
Dalam lomba berburu rejeki
Tak ada lagi yang berjalan kaki
Naik bajai atau metromini
Semua orang punya motor satu
Dari majikan sampai pembantu
Jakarta motor city
Semua ngebut tak terkendali
Spion mobil disikiat
Trotoar dikangkangin
Tak takut mati apalagi takut polisi

Maaf, Dik
Ya, Pak
Anda tidak takut saya? Coba sekarang keluarkan surat-suratnya
Ngga ada pak surat-suratnya, ini adanya juga surat nikah, ini juga nikahnya nikah siri
Ngga papa kan?
Tak diperlukan gelar sarjana
Apalagi ijasah SMA
asalkan kau bisa naik sepeda
Bayar DP murah motor bawa ke rumah
Sudah banyak yang menjadi korban
Disuruh pake helm malah pake sorban
Tapi tak membuat mereka ketakutan
Tiap hari bertambah motor di jalanan
Jakarta motor city
Semua ngebut tak terkendali
Spion mobil disikiat
Trotoar dikangkangin
Tak takut mati apalagi takut polisi
Kalau sama polisi aja ngga takut, apalagi sama satpam, sama hansip, sama pak lurah, sama pak RT sama pak RW, sama bu guru sama pak guru, sama penjaga sekolah. Hah? Jadi sama siapa dong takutnya? Sama tukang bakso, tukang ketoprak, petugas keliling. Binatang? Binatang yang mana? Yang buas atau yang ngga buas? Semuanya juga sama lagi, takut sama lo









via : http://penyukakopi.wordpress.com/2013/03/26/jakarta-motor-city-jekardah-macet-city/
Read more...